Powered By Blogger

Senin, 05 Mei 2014

MANAJEMEN PERBANKAN SYARI'AH


ANALISIS LAPORAN KEUANGAN BANK SYARIAH (TEORI)

Analisis keuangan dilakukan dengan mengevaluasi past performance keuangan nasabah, sehingga pada akhirnya bank dapat memperkirakan kebutuhan pembiayaan yang tepat dan wajar. Sumber informasi data keuangan nasabah berasal dari:
1.      Laporan keuangan, meliputi neraca, laba/rugi, dan cash flow.
2.    Rekening bank, yaitu catatan mutasi pada rekening giro atau tabungan dari bank yang selama ini di gunakan oleh nasabah untuk bertransaksi.
3.      Bukti-bukti penjualan seperti catatan penjualan dan pembelian, nota, faktur, dan kuitansi.

Laporan keuangan adalah laporan periodik yang di susun menurut prinsip-prinsip akuntansi yang di terima secara umum tentang status keuangan dari individu, asosiasi, atau organisasi bisnis yang terdiri dari neraca laporan, laba rugi, dan laporan perubahan ekuitas pemilik. Laporan keuangan bank sama saja dengan laporan keuangan perusahaan. Neraca bank memperlihatkan gambaran posisi keuangan suatu bank pada saat tertentu. Laporan laba-rugi memperlihatkan  hasil kegiatan suatu bank selama satu peride tertentu. Laporan perubahan posisi keuangan memperlihatkan dari mana saja sumber dana bank dan kemana saja di salurkan. Laporan ini di susun dari neraca pada dua periode (tanggal) dan laporan laba-rugi selama periode yang di laporkan. Selain dari ketiga komponen di atas, juga harus disertakan catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.

      Setiap bank di wajibkan menyampaikan laporan keuangan berupa neraca, laporan laba-rugi, laporan komitmen, dan kontinjensi, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan berdasarkan waktu dan bentuk yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Sedangkan laporan yang harus dipublikasikan kepada masyarakat umum antara lain: neraca, laporan laba rugi, laporan komitmen dan kontenjensi yang di lengkapi dengan kualitas aktiva produktif dan informasi lainya, perhitungan rasio keuangan, perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum, serta transaksi valuta asing dan derivative.

  • TUJUAN LAPORAN KEUANGAN

1.    Memberikan informasi kas yang dapat dipercaya mengenai posisi keuangan perusahaan (termasuk bank) pada suatu saat tertentu.
2.    Memberikan Informasi keuangan yang dapat di percaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
3.    Memberikan informasi yang dapat membantu pihak-pihak ang berkepentingan untuk menilai atau menginterpprestasikan kondisi dan potensi suatu perusahaan.
4.    Memberikan informasi informasi pentiing lainya yang revelan dengan kebutuhan pihak-pihak ang berkepentingan dengan laporan kebutuhan yang bersangkutan.

      Laporan keuangan juga bertujuan untuk menyediakan Informasi yang bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (pengguna laporan keuangan) dalam pengambilan keputusan ekonomi yang rasional, seperti:
a.  Shahibul maal/pemilik dana;
b.  Pihak-pihak yang memanfaatkan dan menerima penyaluran dana;
c.  Pembayar zakat, infak dan shadaqoh;
d.  Pemegang saham;
e.  Otoritas pengawasan;
f.   Bank Indonesia;
g.  Pemerintah;
h.  Lembaga Penjamin Simpanan; dan
i.   Masyarakat.

Manfaat informasi yang di sajikan dalam laporan keuangan antara lain meliputi:
1.    Untuk pengambilan putusan investasi dan pembiayaan;
2.    Untuk menilai prospek arus kas baik penerimaan maupun pengeluaran kas di masa datang;
3.  Mengenai sumber daya ekonomis (economic resources) bank, kewajiban bank untuk mengalihkan sumber daya tersebut kepada entitas lain, atau pemilik saham, serta kemungkinan terjadinya transaksi dan pristiwa yang dapat mempengaruhi perubahan sumber daya tersebut;
4.    Mengenai pemenuhan fungsi sosial bank termasuk pengelolaan dan penyaluran zakat, dlsb.

Laporan keuangan juga merupakan sarana pertanggung jawaban manajemen atas penggunaan sumber daya yang di percayakan kepada mereka.
-Tanggung jawab atas Laporan Keuangan
-Komponen Laporan Keuangan
-Bahasa Laporan Keuangan
-Mata Uang Pelapora
-Kebijakan Akuntansi
-Penyajian

  • SYARAT-SYARAT LAPORAN KEUANGAN

1.    Relevan
2.    Jelas dan dapat dipahami
3.    Dapat di uji kebenaranya
4.    Netral
5.    Tepat waktu
6.    Dapat diperbandingkan
7.    Lengkap

  • SIFAT DAN KETERBATASAN LAPORAN KEUANGAN

1.)  Bersifat historis, yaitu merupakan kejadian yyang telah lewat.
2.)  Bersifat umum dan bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pihak tertentu.
3.)  Bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian dan lazimnyya dipilih alternative yang menghasilkan laba bersih.

  • ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Dalam melakukan analisis keuangan, ada 3 hal pokok yang harus dilakukan, yaitu:
(1.)    Analisis perbandingan horizontal dan vertikal
(2.)    Analisis rasio keuangan
(3.)    Analisis rekening bank

Tidak ada komentar:

Posting Komentar