ANALISIS LAPORAN KEUANGAN BANK SYARIAH (TEORI)
Analisis keuangan dilakukan dengan mengevaluasi past
performance keuangan nasabah, sehingga pada akhirnya bank dapat memperkirakan
kebutuhan pembiayaan yang tepat dan wajar. Sumber informasi data keuangan
nasabah berasal dari:
1. Laporan keuangan, meliputi neraca,
laba/rugi, dan cash flow.
2. Rekening bank, yaitu catatan mutasi
pada rekening giro atau tabungan dari bank yang selama ini di gunakan oleh nasabah
untuk bertransaksi.
3. Bukti-bukti penjualan seperti catatan
penjualan dan pembelian, nota, faktur, dan kuitansi.
Laporan keuangan adalah laporan periodik yang di susun
menurut prinsip-prinsip akuntansi yang di terima secara umum tentang status
keuangan dari individu, asosiasi, atau organisasi bisnis yang terdiri dari
neraca laporan, laba rugi, dan laporan perubahan ekuitas pemilik. Laporan keuangan bank sama saja dengan laporan
keuangan perusahaan. Neraca bank memperlihatkan gambaran posisi keuangan suatu
bank pada saat tertentu. Laporan laba-rugi memperlihatkan hasil
kegiatan suatu bank selama satu peride tertentu. Laporan perubahan posisi
keuangan memperlihatkan dari mana saja sumber dana bank dan kemana saja di
salurkan. Laporan ini di susun dari neraca pada dua periode (tanggal) dan
laporan laba-rugi selama periode yang di laporkan. Selain dari ketiga komponen
di atas, juga harus disertakan catatan dan laporan lain serta materi penjelasan
yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Setiap bank di wajibkan menyampaikan
laporan keuangan berupa neraca, laporan laba-rugi, laporan komitmen, dan
kontinjensi, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan berdasarkan
waktu dan bentuk yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Sedangkan laporan yang
harus dipublikasikan kepada masyarakat umum antara lain: neraca, laporan laba
rugi, laporan komitmen dan kontenjensi yang di lengkapi dengan kualitas aktiva
produktif dan informasi lainya, perhitungan rasio keuangan, perhitungan
kewajiban penyediaan modal minimum, serta transaksi valuta asing dan
derivative.
- TUJUAN LAPORAN KEUANGAN
1. Memberikan informasi kas yang dapat dipercaya
mengenai posisi keuangan perusahaan (termasuk bank) pada suatu saat tertentu.
2. Memberikan Informasi keuangan yang dapat di
percaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
3. Memberikan informasi yang dapat membantu
pihak-pihak ang berkepentingan untuk menilai atau menginterpprestasikan kondisi
dan potensi suatu perusahaan.
4. Memberikan informasi informasi pentiing lainya
yang revelan dengan kebutuhan pihak-pihak ang berkepentingan dengan laporan
kebutuhan yang bersangkutan.
Laporan keuangan juga bertujuan untuk
menyediakan Informasi yang bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan
(pengguna laporan keuangan) dalam pengambilan keputusan ekonomi yang rasional,
seperti:
a. Shahibul maal/pemilik dana;
b. Pihak-pihak yang memanfaatkan dan menerima
penyaluran dana;
c. Pembayar zakat, infak dan shadaqoh;
d. Pemegang saham;
e. Otoritas pengawasan;
f. Bank Indonesia;
g. Pemerintah;
h. Lembaga Penjamin Simpanan; dan
i. Masyarakat.
Manfaat informasi yang di sajikan dalam laporan keuangan antara lain
meliputi:
1. Untuk pengambilan putusan investasi dan
pembiayaan;
2. Untuk menilai prospek arus kas baik penerimaan
maupun pengeluaran kas di masa datang;
3. Mengenai sumber daya ekonomis (economic
resources) bank, kewajiban bank untuk mengalihkan sumber daya tersebut
kepada entitas lain, atau pemilik saham, serta kemungkinan terjadinya transaksi
dan pristiwa yang dapat mempengaruhi perubahan sumber daya tersebut;
4. Mengenai pemenuhan fungsi sosial bank termasuk
pengelolaan dan penyaluran zakat, dlsb.
Laporan keuangan juga merupakan sarana pertanggung
jawaban manajemen atas penggunaan sumber daya yang di percayakan kepada mereka.
-Tanggung jawab atas Laporan Keuangan
-Komponen Laporan Keuangan
-Bahasa Laporan Keuangan
-Mata Uang Pelapora
-Kebijakan Akuntansi
-Penyajian
- SYARAT-SYARAT LAPORAN KEUANGAN
1. Relevan
2. Jelas dan dapat dipahami
3. Dapat di uji kebenaranya
4. Netral
5. Tepat waktu
6. Dapat diperbandingkan
7. Lengkap
- SIFAT DAN KETERBATASAN LAPORAN KEUANGAN
1.) Bersifat historis, yaitu merupakan kejadian yyang
telah lewat.
2.) Bersifat umum dan bukan dimaksudkan untuk
memenuhi kebutuhan pihak tertentu.
3.) Bersifat konservatif dalam menghadapi
ketidakpastian dan lazimnyya dipilih alternative yang menghasilkan laba bersih.
- ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Dalam melakukan analisis keuangan, ada 3 hal pokok yang harus dilakukan,
yaitu:
(1.) Analisis perbandingan horizontal dan vertikal
(2.) Analisis rasio keuangan
(3.) Analisis rekening bank

Tidak ada komentar:
Posting Komentar